Nokia telah meluncurkan handset 3G terbaru bernama Nokia 2730 Classic, yang dibandrol dengan harga $96. Nokia 2730 Classic dilengkapi dengan banyak fitur, termasuk Ovi Mail, Nokia Messaging, Nokia Life Tools, dan full HTML browsing, dan Opera Mini. Ponsel Nokia 2730 Classic memiliki display 2 inch QVGA yang dapat menampilkan warna 262 ribu. Dengan bobot hanya 88 gram, ponsel Nokia 2730 Classic boleh dikatakan cukup ringan.
Untuk interface di dalamnya, handset Nokia 2730 Classic memiliki sistem operasi Nokia S40. Sementara memory internal di dalamnya berkapasitas 30MB, dan masih dapat ditambah dengan microSD card 1GB. Ponsel Nokia 2730 Classic mampu bertahan selama 7.4 jam untuk talk time dan 17 hari waktu standby. Fasilitas lainnya seperti slot 3.5mm, Bluetooth dan microUSB. Selain itu, terdapat akses 3G, 2G EDGE, FM radio dengan RDS.
Senin, 01 Maret 2010
Motorola Inc akan terbagi dua?
Motorola menyatakan akan membagi dua perusahaan di kuarter pertama tahun 2011, satu berfokus untuk ponsel dan televisi, dan yang satu di bidang jaringan enterprise. Pada Kamis (11/02) lalu, Motorola mengatakan membagi dua perusahaanya dalam 2 perusahaan independen untuk membantu meningkatkan posisinya di market yang berbeda.
Motorola mengalami rugi cukup banyak di unit mobile device dan masih mencoba bertahan bertanding dengan smartphone baru miliknya, namun tetap tidak meledak sejak Razr, walaupun ponsel Droid telah membangkitkan sedikit pendapatan sejak di-launching tahun lalu. Pembagian dua perusahaan tersebut juga sebagai dampak ekonomi lemah, sementara bisnis peralatan jejaring wireless telah melonjak sebagai konsolidasi antar operator telepon.
“Kami percaya bahwa dua perusahaan independent nanti akan menjadi strategi dan pembuka kesempatan emas untuk semakin bertumbuh. Pergerakan ini akan memberi dampak kepada saham bebas pajak dari pembagian dua perusahaan baru itu nantinya. Kedua perusahaan baru itu akan menggunakan brand Motorola, dan untuk struktural perusahaan akan diumumkan selanjutnya.” ungkap Greg Brown, CEO Motorola.
Motorola mengalami rugi cukup banyak di unit mobile device dan masih mencoba bertahan bertanding dengan smartphone baru miliknya, namun tetap tidak meledak sejak Razr, walaupun ponsel Droid telah membangkitkan sedikit pendapatan sejak di-launching tahun lalu. Pembagian dua perusahaan tersebut juga sebagai dampak ekonomi lemah, sementara bisnis peralatan jejaring wireless telah melonjak sebagai konsolidasi antar operator telepon.
“Kami percaya bahwa dua perusahaan independent nanti akan menjadi strategi dan pembuka kesempatan emas untuk semakin bertumbuh. Pergerakan ini akan memberi dampak kepada saham bebas pajak dari pembagian dua perusahaan baru itu nantinya. Kedua perusahaan baru itu akan menggunakan brand Motorola, dan untuk struktural perusahaan akan diumumkan selanjutnya.” ungkap Greg Brown, CEO Motorola.
Microsoft Windows Mobile 7 Tidak Support Flash
Hampir sebagian besar orang tahu bahwa Microsoft Windows Mobile 7 yang telah diumumkan beberapa waktu lalu dalam event Mobile World Congress 2010 di Barcelona, ternyata tidak support dengan Flash. Hal tersebut juga telah dikonfirmasi oleh pihak Adobe, dalam liputan Phonescoop, yang berisi bahwa Microsoft dan Adobe memang bekerja sama. Sementara untuk sistem operasi Microsoft terbaru, Windows Phone tidak akan support Flash, namun kedua perusahaan sedang bekerja untuk memasukkan sebuah plug-in browser untuk pemenuhan kebutuhan flash player di Windows Phone masa mendatang.
Tidak supportnya Flash di sistem operasi Microsoft Windows Mobile 7 tersebut tampak aneh, karena pada dasarnya Flash biasanya support untuk web. Padahal kini Adobe menampilkan off Flash Player 10.1 beta yang berjalan di platform Android seperti di Motorola Droid, namun dalam Droid dibutuhkan update Android 2.0.
Masih ada rumor pula dari Phonescoop yang menyebutkan bahwa Windows Mobile 7 tidak bisa digunakan untuk multitasking.
Tidak supportnya Flash di sistem operasi Microsoft Windows Mobile 7 tersebut tampak aneh, karena pada dasarnya Flash biasanya support untuk web. Padahal kini Adobe menampilkan off Flash Player 10.1 beta yang berjalan di platform Android seperti di Motorola Droid, namun dalam Droid dibutuhkan update Android 2.0.
Masih ada rumor pula dari Phonescoop yang menyebutkan bahwa Windows Mobile 7 tidak bisa digunakan untuk multitasking.
Microsoft Tambahkan Facebook dan MySpace di Inbox Outlook
Microsoft telah merilis software Outlook Social Connector versi beta yang akan menjadi indikasi bagaimana jejaring sosial akan masuk tidak hanya ke dunia online, namun juga software enterprise. Software Outlook Social Connector, merupakan sebuah fitur baru di Office 2010, yang memadukan update jejaring social ke dalam fungsi bisnis software. Dengan Outlook Social Connector, user dapat mellihat sebuah pesan email dan aktivitas jejaring social dari pengirim yang sama di panel jendela yang sama. Untuk sekarang ini, Outlook Social Connector tidak bisa digunakan untuk posting update kembali ke LinkedIn atau situs jejaring sosial lainnya langsung dari inbox Outlook.
Setelah mengumumkan kerja samanya dengan LinkedIn bulan November lalu, Microsoft, Selasa (16/02) lalu mengatakan bahwa kesepakatan dengan LinkedIn akan sama dengan Facebook dan MySpace. Sementara software Office 2010 masih dalam versi beta dan Microsoft berencana untuk menyelesaikannya di bulan Juni. Sedangkan untuk plug-in Facebook dan MySpace di Outlook Social Connector akan hadir bersamaan dengan timing Office 2010.
Microsoft menjelaskan, untuk partnership LinkedIn, adalah yang menjadi add-on pertama untuk Outlook Social Connector, yang memudahkan user untuk mengakses account LinkedIn mereka dan melihat profil contact di samping email mereka. Selain itu, informasi kontak dan jaringan semuanya akan disinkronkan ke inbox user. Developer dapat membangun koneksi ke feed jejaring sosial pihak ketiga menggunakan Outlook Social Connector SDK.
Setelah mengumumkan kerja samanya dengan LinkedIn bulan November lalu, Microsoft, Selasa (16/02) lalu mengatakan bahwa kesepakatan dengan LinkedIn akan sama dengan Facebook dan MySpace. Sementara software Office 2010 masih dalam versi beta dan Microsoft berencana untuk menyelesaikannya di bulan Juni. Sedangkan untuk plug-in Facebook dan MySpace di Outlook Social Connector akan hadir bersamaan dengan timing Office 2010.
Microsoft menjelaskan, untuk partnership LinkedIn, adalah yang menjadi add-on pertama untuk Outlook Social Connector, yang memudahkan user untuk mengakses account LinkedIn mereka dan melihat profil contact di samping email mereka. Selain itu, informasi kontak dan jaringan semuanya akan disinkronkan ke inbox user. Developer dapat membangun koneksi ke feed jejaring sosial pihak ketiga menggunakan Outlook Social Connector SDK.
Microsoft Siapkan Office Mac 2011 Plus Outlook
Microsoft, pada Kamis (11/02) kemarin telah membuka rahasia soal software desktop Office Mac 2011. Software tersebut menurut Microsoft juga akan berkolaborasi dengan tool jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter. Software Mac Office 2011 memiliki fitur sebuah tool co-authoring baru yang memudahkan user di multi lokasi untuk melihat dan berkolaborasi di file yang sama, baik di Word, PowerPoint, atau Excel. Sebuah fitur bernama Presence Everywhere bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi tersebut dengan menyediakan update status real time untuk user yang sedang mengerjakan sebuah file.
“Co-authoring dapat menyatukan proses, menghapus kerumitan dan frustrasu dan multi versi ekstensi file, tidak bisa mengedit dokumen atupun bahkan mencoba mengatur waktu untuk menyatukan file.” ungkap Microsoft. Software Mac Office 2011 juga menawarkan koneksi langsung ke Microsoft Office Web Apps, Office versi cloud Microsoft. User dapat menyimpan dan mengakses dokumen yang dibuat di desktop mereka dari lokasi mana saja, kemudian dengan koneksi Internet, user dapat meng-upload dokumen tersebut ke Web Apps. Web Apps juga populer seiring dengan hadirnya Office 2010, product Office selanjutnya yang akan dirilis di bulan Juni.
Software Mac Office 2011 meliputi Outlook untuk pertama kalinya, yang dapat membantu import file .PST (Personal Storage Table) langsung dari program Outlook versi Windows. Microsoft menambahkan, bahwa Mac Office 2011 akan segera hadir di akhir tahun ini.
“Co-authoring dapat menyatukan proses, menghapus kerumitan dan frustrasu dan multi versi ekstensi file, tidak bisa mengedit dokumen atupun bahkan mencoba mengatur waktu untuk menyatukan file.” ungkap Microsoft. Software Mac Office 2011 juga menawarkan koneksi langsung ke Microsoft Office Web Apps, Office versi cloud Microsoft. User dapat menyimpan dan mengakses dokumen yang dibuat di desktop mereka dari lokasi mana saja, kemudian dengan koneksi Internet, user dapat meng-upload dokumen tersebut ke Web Apps. Web Apps juga populer seiring dengan hadirnya Office 2010, product Office selanjutnya yang akan dirilis di bulan Juni.
Software Mac Office 2011 meliputi Outlook untuk pertama kalinya, yang dapat membantu import file .PST (Personal Storage Table) langsung dari program Outlook versi Windows. Microsoft menambahkan, bahwa Mac Office 2011 akan segera hadir di akhir tahun ini.
Microsoft Bisa Kalahkan Posisi Google
Microsoft telah memenangkan peperangan top brand dengan expert top dunia, ketika namanya masuk ke nama yang memiliki reputasi besar. Perusahaan Microsoft menjadi peringkat pertama, melebihi Google, yang jatuh ke peringkat lima dalam survey tahunan Business Superbrand Top 500. Sementara Rolls-Royce Group menempati peringkat kedua untuk polling 2010 tersebut, diikuti kenaikan posisi BlackBerry dari peringkat 42 ke posisi 3.
Survei tahunan tersebut diadakan oleh The Centre for Brand Analysis (TCBA) yang mengambik sebuah panel expert dan lebih dari 1,700 profesional bisnis Inggris. Mereka menilai brand terbaik dinilai dari kualitas, kehandalan dan berbagai tanda kehormatan lainnya. Hasilnya menunjukkan bahwa Microsoft mampu mengalahkan Google atas survey brand terbaik ini.
Namun, menurut Stephen Cheliotis, chairman dari TCBA, mengucapkan selamat kepada Microsoft dan Google yang telah terbukti dapat mempertahankan potensi mereka dengan menjadi top spot brand, sedangkan yang lainnya masih harus membuat performance yang konsisten dari tahun ke tahun.
Survei tahunan tersebut diadakan oleh The Centre for Brand Analysis (TCBA) yang mengambik sebuah panel expert dan lebih dari 1,700 profesional bisnis Inggris. Mereka menilai brand terbaik dinilai dari kualitas, kehandalan dan berbagai tanda kehormatan lainnya. Hasilnya menunjukkan bahwa Microsoft mampu mengalahkan Google atas survey brand terbaik ini.
Namun, menurut Stephen Cheliotis, chairman dari TCBA, mengucapkan selamat kepada Microsoft dan Google yang telah terbukti dapat mempertahankan potensi mereka dengan menjadi top spot brand, sedangkan yang lainnya masih harus membuat performance yang konsisten dari tahun ke tahun.
Microsoft Bantah Masalah Masalah Windows 7
Walaupun sejumlah user sudah menggerutu soal persoalan baterai yang berkaitan dengan Windows 7, Microsoft mengatakan bahwa pihaknya sedang menguji hal tersebut. Perusahaan pembuat software terbesar itu memperkirakan mungkin ada masalah dengan beberapa model PC yang menyebabkan munculnya pesan error. Bagaimanapun, Microsoft percaya bahwa sistem operasi Windows 7 tersebut berjalan dengan semestinya.
Dalam posting di blog-nya, Senin (08/02), presiden divisi Windows, Steven Sinofsky, mengatakan bahwa perusahaan tersebut akan mem-follow up penelitian mengenai notifikasi pesan yang menunjukkan bahwa baterai user harus diganti, karena faktanya baterai tidak perlu diganti. “Dalam sistem Windows 7 dapat memberikan peringatan lemah atau rusaknya baterai, namun Windows 7 salah memberi laporan status baterai.” ungkap Sinofsky.
Ia menambahkan bahwa pesan error tersebut masih baru untuk Windows 7, sehingga user perlu untuk upgrade Windows 7, yang mungkin sebelumnya tidak tampil. Walaupun banyak komplain, Sinofsky belum melihat Windows 7 menyarankan apapun kecuali sistem yang benar-benar mengidentifikasi baterai yang bekerja tidak normal (underperforming). Sinofsky mengatakan masalah itu hanya terjadi di sejumlah kecil user.
Dalam posting di blog-nya, Senin (08/02), presiden divisi Windows, Steven Sinofsky, mengatakan bahwa perusahaan tersebut akan mem-follow up penelitian mengenai notifikasi pesan yang menunjukkan bahwa baterai user harus diganti, karena faktanya baterai tidak perlu diganti. “Dalam sistem Windows 7 dapat memberikan peringatan lemah atau rusaknya baterai, namun Windows 7 salah memberi laporan status baterai.” ungkap Sinofsky.
Ia menambahkan bahwa pesan error tersebut masih baru untuk Windows 7, sehingga user perlu untuk upgrade Windows 7, yang mungkin sebelumnya tidak tampil. Walaupun banyak komplain, Sinofsky belum melihat Windows 7 menyarankan apapun kecuali sistem yang benar-benar mengidentifikasi baterai yang bekerja tidak normal (underperforming). Sinofsky mengatakan masalah itu hanya terjadi di sejumlah kecil user.
Langganan:
Postingan (Atom)