Motorola menyatakan akan membagi dua perusahaan di kuarter pertama tahun 2011, satu berfokus untuk ponsel dan televisi, dan yang satu di bidang jaringan enterprise. Pada Kamis (11/02) lalu, Motorola mengatakan membagi dua perusahaanya dalam 2 perusahaan independen untuk membantu meningkatkan posisinya di market yang berbeda.
Motorola mengalami rugi cukup banyak di unit mobile device dan masih mencoba bertahan bertanding dengan smartphone baru miliknya, namun tetap tidak meledak sejak Razr, walaupun ponsel Droid telah membangkitkan sedikit pendapatan sejak di-launching tahun lalu. Pembagian dua perusahaan tersebut juga sebagai dampak ekonomi lemah, sementara bisnis peralatan jejaring wireless telah melonjak sebagai konsolidasi antar operator telepon.
“Kami percaya bahwa dua perusahaan independent nanti akan menjadi strategi dan pembuka kesempatan emas untuk semakin bertumbuh. Pergerakan ini akan memberi dampak kepada saham bebas pajak dari pembagian dua perusahaan baru itu nantinya. Kedua perusahaan baru itu akan menggunakan brand Motorola, dan untuk struktural perusahaan akan diumumkan selanjutnya.” ungkap Greg Brown, CEO Motorola.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar