Tidak biasanya dan sungguh langka ketika sebuah perusahaan yang mengakui kesalahannya di hadapan public, khususnya sebuah perusahaan sebesar dan membanggakan seperti Nokia. Namun, menurut interview yang dilakukan All About Symbian / Mobile Industry Review kepada Anssi Vanjoki, vice president market Nokia, dalam MWC minggu lalu menyatakan bahwa handset Nokia N97 memang memberikan kesuksesan besar untuk Nokia, namun N97 juga memberikan kekecewaan sangat besar berkaitan dengan kualitas yang diharapkan konsumen, dan hal tersebut tidak terduga sama sekali.
Menurut Vanjoki, masalah N97 baru diketahui sekarang dan semua terjadi karena kesalahan mekanisme quality control. Ada yang terlupakan, dan ketika diperbaiki, justru membuatnya makin parah dan lebih buruk, sehingga kami memerlukan waktu sangat lama untuk memperbaikinya, tambahnya. “Namun, semua itu sudah berakhir, kini kami memiliki software yang sudah diuji tidak hanya oleh enginner dan staff lab kami, namun juga orang biasa di marketplace luar.” ulas Vanjoki.
“Sebelum meluncurkan N97 ke market, kami mengujinya lebih dulu di Norwegia karena mudah mengontrolnya, sehingga orang Norwegia mendapatkan software Symbian yang akan diaplikasikan di Nokia N97, sebelum yang lainnya, dan kami mudah menerima feedback-nya. Sehingga ketika kami rilis N97 ke publik, N97 sudah menjadi produk yang lebih baik.” tambahnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar